obat-gatal-gatal
obat gatal-gatal
etika seseorang mengalami gatal pasti akan
timbul perasaan tidak nyaman yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari
bahkan dapat menyebabkan seseorang mengalami sulit tidur akibat rasa gatal
yang menyiksa. Penyebab gatal pada kulit sebenarnya dapat disebabkan oleh
beberapa hal, baik gangguan ringan maupun serius.
Penyebab gatal atau pruritus juga dapat terjadi
karena penyakit serius, seperti gangguan pada fungsi hati yang dapat
menyebabkan peningkatan kadar bilirubin darah yang menyebar ke kulit
sehingga kulit berwarna kuning dan menimbulkan gatal. Penyebab lain
gatal pada kulit akibat penyakit kronis antara lain diabetes, anemia,
gangguan tiroid, leukimia, atau limfoma.
Penyebab penyakit kulit sendiri terbagi menjadi
dua jenis, yaitu lokal dan sistemik. Penyebab lokal hanya menimbulkan
gatal pada kulit di sekitar lokasi gigitan, sementara penyebab sistemik dapat
menimbulkan rasa gatal pada kulit di seluruh tubuh.
Untuk membantu mengatasi
dan menghilangkan rasa gatal yang dialami, dibutuhkan obat gatal
kulit yang ampuh. Obat gatal pada kulit tersebut ada yang dijual bebas di
pasaran, termasuk obat yang ada di apotek maupun HDmall, serta obat
gatal kulit alami yang mengandung bahal herbal. Obat untuk gatal
akan bekerja efektif apabila disesuaikan
dengan penyebab gatal itu sendiri. Setelah penyebab gatal
teridentifikasi, maka penggunaan obat kulit gatal yang tepat dapat membantu
mengatasi pruritus (gatal pada kulit).
3 Jenis obat gatal kulit yang ada di apotek
1. Krim Kortikosteroid
Pemakaian obat gatal kulit yang satu ini
menjadi salah satu cara mengatasi rasa gatal pada kulit. Cara menggunakan krim
kortikosteroid adalah dengan mengoleskan krim kortikosteroid pada
kulit.
Krim kortikosteroid yang menjadi obat
gatal kulit ini berfungsi sebagai obat anti peradangan dan obat
alergi sehingga dapat menghilangkan gatal terutama jika bagian gatal
berwarna kemerahan. Salah satu obat gatal ampuh ini dapat memberikan
efek dingin pada kulit sehingga mampu mengurangi rasa gatal.
Oleskan krim kortikosteroid pada
kulit yang teriritasi sebanyak 3-4 kali sehari dan penggunaan
obat gatal ini sebaiknya tetap mengikuti petunjuk dokter. Karena pada
beberapa kasus gatal pada kulit tertentu tidak boleh menggunakan obat
ini, seperti kulit gatal akibat jamur dan panu yang dapat membuat
gatal menjadi semakin parah.
2. Kortikosteroid Pil
Tetapi perbedaan penggunaan antara
kortikosteroid oral dan krim bergantung pada luas tidaknya gatal pada kulit
yang teriritasi. Jika kulit gatal hampir di seluruh tubuh akibat
alergi makanan maka kortikosteroid oral dapat menjadi pilihan.
Penggunaan kortikosteroid jangka panjang sangat tidak disarankan,
terutama tanpa pengawasan dokter.
Komentar
Posting Komentar